Dzikir Pagi & Petang: Sayyidul Istighfar

Dzikir Pagi dan Petang: Sayyidul Istighfar
Ilustrasi. Dzikir Pagi dan Petang: Sayyidul Istighfar


PONPESALHUSNA.COM - Sayyidul Istighfar merupakan tingkatan doa permohonan ampun yang paling utama dalam Islam. Dalam amalan harian, dzikir ini sangat dianjurkan untuk dibaca rutin pada waktu pagi dan sore hari karena kandungan tauhid dan kepasrahan hamba yang sangat mendalam di dalamnya.

Lafadz Arab, Transliterasi, dan Terjemahan

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa-innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.

Artinya:
"Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat melepaskan dosa-dosa melainkan Engkau."

Fadhilah & Keutamaan

Salah satu keutamaan membaca Sayyidul Istighfar adalah meningkatkan potensi masuk surga. Begitu pula jika dibaca di malam hari dan meninggal sebelum pagi. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan garansi balasan bagi pembaca Sayyidul Istighfar:

مَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوْقِنًا بِهَا ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوْقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

"Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR. Bukhari no. 6306)

Sayyidul Istighfar juga mengandung pengakuan secara tauhid. Dengan membaca Sayyidul Istighfar maka kita mengakui keagungan Allah sebagai satu-satunya Sang Pencipta.

Sayyidul Istighfar juga merupakan dzikir untuk mengharap diampuninya dosa-dosa. Membaca Sayyidul Istighfar dapat menjadi sarana pelebur dosa-dosa kecil yang dilakukan manusia secara sengaja maupun tidak.[***]


Sumber Rujukan: HR. Bukhari (No. 6306) dari shahabat Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu.

Post a Comment